Showing posts with label Kutipan. Show all posts
Showing posts with label Kutipan. Show all posts

Wednesday, February 12, 2014

Tuhan, Maha Adil

Posted by Firda at 9:08 PM 0 comments
Aku terduduk disalah satu kursi panjang yang ada di taman komplek rumahku. Aku terisak pelan sambil menadahkan air mata langit yang terus membasahi muka bumi ini dengan kedua telapak tanganku.

Tuhan adil? Hhh! Aku benar-benar ragu dengan kalimat 'itu'. Tuhan itu tidak adil! Kenapa aku tidak pernah merasakan bahagia? Kenapa aku selalu ada di posisi bawah? Apa aku tak pantas untuk bahagia? Apa salah aku? Kenapa Tuhan membiarkan aku sendiri didunia fana ini? Aku butuh teman. Teman berbagi. Tapi, rasanya itu mustahil. Teman 'itu' telah pergi. Dia sudah bahagia, dan meninggalkanku sendiri.

Aku muak dengan kehidupan ini. Semuanya semu. Tidak ada gunanya. Semuanya itu mati. Dimana Tuhan? Dimana? Kenapa Tuhan hanya diam saja melihat aku menderita? Katanya, Tuhan selalu ada dan menemani setiap umatnya yang sedang berduka. Tapi apa? Tuhan malah membiarkan aku sendiri.

Aku terus meracau dalam diam. Lidah ini terasa kelu. Sama sekali tak dapat digerakan. Tenggorokanku tercekat. Nafasku terus menderu. Aku ingin berteriak. Namun apa daya? Untuk berbicara pelan saja, aku tak punya tenaga. Aku terlalu lelah.

Tuhan, aku mohon. Temani aku. Peluklah aku. Aku butuh sandaran. Semuanya meninggalkan aku. Aku sendiri, Tuhan. Tuhan, bolehkan aku tidur walau hanya sebentar saja?

Dengan tegar, aku menatap langit yang terus mengeluarkan airnya. Sadarlah! Kau tidak sendiri! Ada langit diatas sana. Dia sama sepertimu. Dia sedang berduka. Mengeluarkan air beban sepuasnya. Kau tahu? Dia menutupi semua kesedihanmu. Dia menyamarkan air matamu ini. Lagi – lagi aku berteriak dalam hati.


Satu hal yang harus aku percaya dan yakini, Tuhan itu Maha Adil. Ada langit yang menemaniku disini.

Friday, November 29, 2013

Terakhir

Posted by Firda at 4:21 PM 0 comments
Bla... Bla... Bla... 


"Pertama itu tidak bertahan lama. Pertama itu artinya akan ada yang selanjutnya. Pertama itu artinya tidak menyerahkan segalanya. Aku ingin menyerahkan semua kebahagiaanku, menyerahkan semua perasaanku, menyerahkan semua yang aku punya, pada seseorang yang terakhir. Karena terakhir berarti aku hanya bisa menghabiskan semua yang aku punya dan mencurahkan semua yang aku punya pada orang itu. Kenapa? Karena nggak ada lagi orang yang bisa aku bagi itu semua."


Tears.


"Harusnya kamu senang. Aku tidak menjadikan kamu cinta pertamaku, pacar pertamaku, ataupun ciuman pertamaku. Karena aku mau menghabiskan sisa usiaku dengan seseorang yang terakhir. Aku mau menyerahkan semuanya untuk seseorang yang terakhir. Dan orang itu adalah kamu. Dan kamu tidak boleh pergi ninggalin aku saat aku mempersiapkan kamu jadi yang terakhir buat aku."


Smile.


And yes, I'll be your last.



_Kutipan dari '(Drabble) Terakhir' karya Kirana Salsabila
 

Babynemooos Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea